Bagaimana Sikap Muslim Menghadapi Era Teknologi?
Seorang Muslim dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman keagamaan mereka dan membantu membangun dunia yang lebih baik.
Seorang Muslim dapat memanfaatkan teknologi untuk memperkaya pengalaman keagamaan mereka dan membantu membangun dunia yang lebih baik.


Kesabaran mendorong kita untuk lebih jeli, melakukan verifikasi, tidak tersulut mentalitas massa daring, dan meningkatkan kualitas interaksi bermedsos kita.


Mewujudkan cita-cita bangsa menjadi bangsa yang baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur, damai tanpa kekerasan adalah kewajiban bagi setiap individu bangsa.


Ajaran Islam Rahmat lil Alamin dijelaskan dalam al-Qur'an dan Nabi Muhammad SAW.


Media sosial sebagai ruang dapat dimanfaatkan untuk menyebarkan gagasan moderasi beragama.


Memposting perihal agama lain seperti mengolok-olok, menyebarkan penistaan agama secara sengaja dapat menyinggung perasaan penganut agama lain.


Melalui Salam Forum, Wahid Foundation mengajak semua pihak, khususnya kalangan muslim muda dan pemuka agama Islam, agar meningkatkan kesadaran untuk meredam sirkulasi narasi-narasi keagamaan intoleran dan ekstremisme kekerasan.


Da’i atau siapapun yang memiliki kepedulian terhadap hoaks harus mampu menerapkan dakwah di ranah digital untuk menekan penyebaran hoaks COVID-19 melalui dakwah sosial media


Ia tersenyum, kemudian membayangkan wajah-wajah perempuan cantik di beranda Facebook. Wajah-wajah perempuan yang tak pernah dilihatnya dalam wujud nyata.


Dalam konteks masa kini, sikap moderat dalam beragama merupakan sikap penting yang harus dimiliki oleh golongan milenial.

