Menguatkan Wasathiyah Lewat Pendekatan Naratif
Wasathiyah tak cukup diajarkan sebagai konsep normatif. Ia perlu dihidupkan melalui cerita, dialog, dan perjumpaan nyata yang menumbuhkan empati serta keberanian berpikir kritis.
Wasathiyah tak cukup diajarkan sebagai konsep normatif. Ia perlu dihidupkan melalui cerita, dialog, dan perjumpaan nyata yang menumbuhkan empati serta keberanian berpikir kritis.


Setiap agama mempunyai nilai-nilai sendiri yang tentu mengajarkan umatnya untuk tidak hidup dalam suasana konflik, kekacauan dan lebih-lebih bersikap intoleran terhadap kelompok lain


Menurut Prof Amin Abdullah Paradigma pendidikan di era globalisasi tidak cukup hanya aspek kognitif, keterampilan, dan perbaikan moral namun harus ditambahkan nilai untuk hidup berdampingan.

