Barokah dalam Dinamika Pesantren di Era Disrupsi: Bertahan atau Berubah?
Dalam menghadapi era disrupsi, pesantren perlu menyesuaikan diri tanpa kehilangan esensi pendidikannya, yaitu pembentukan karakter berbasis spiritualitas dan religiusitas.
Dalam menghadapi era disrupsi, pesantren perlu menyesuaikan diri tanpa kehilangan esensi pendidikannya, yaitu pembentukan karakter berbasis spiritualitas dan religiusitas.


Orang tua harus lebih hati-hati dalam memilih sekolah atau pesantren untuk anak mereka.


Nadzom atau syair adalah kontribusi jariyah para ulama Islam Nusantara yang selama ini menjadi bagian dari pembelajaran ilmu keislaman.


Jika dikatakan pesantren adalah ladangnya patriarki, maka tidak sepenuhnya bisa disetujui, karena pemahaman patriarki muncul ketika guru yang menjelaskan terlalu literal dalam memahami teks-teks keagamaan.


Melihat kehidupan di pesantren sama dengan melihat Indonesia dengan ruang lingkup yang lebih besar.


Penyelesaian permasalahan 'bullying' di pondok pesantren memerlukan upaya bersama dari semua pihak terkait, termasuk pengelola pondok pesantren, pengajar, dan para santri sendiri.


Kekurangan dalam pengawasan terhadap pondok pesantren menjadi nyata, yang sering ditemui adalah kelalaian para pengurus dan pengasuh terhadap kehidupan sehari-hari santri.


Pesantren mempunyai potensi yang besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat.


Pesantren tidak hanya tempat transmisi ilmu namun juga praktik ilmu.


Ruang digital yang cukup luas akan membuka peluang yang besar bagi santri milenial untuk ikut berperan dalam membangun perdamaian.

