Benarkah Istri yang Rela Dipoligami Mendapatkan Jaminan Surga?
Poligami Rasulullah tersebut ialah sebagai bentuk upaya penyelamatan atas hak-hak perempuan dan perlindungan bagi mereka di masanya.
Poligami Rasulullah tersebut ialah sebagai bentuk upaya penyelamatan atas hak-hak perempuan dan perlindungan bagi mereka di masanya.


Poligami demi menyelamatkan nyawa seseorang tidak etis dalam hukum Islam maupun al-Qur’an karena masih banyak cara untuk menolongnya.


Perempuan bukan hanya sebagai alat instrumentasi seksual demi berkembangbiaknya spesies yang bernama Phytecantropus Erectus.


Rasulullah bahkan melarang menantunya untuk melakukan poligami atas putrinya. Lalu, masihkah para lelaki berlindung di balik kata Sunnah Rasulullah dalam praktik poligami?


Bayang-bayang Usman seketika berkecamuk di kepala Ranum. Sosok laki-laki yang sedang berusaha di luar sana untuk segera meminangnya. Usman hadir bersamaan dengan setetes air mata ranum yang tak terbendung lagi.
![[Cerpen] Ada yang Tak Ternilai Harganya](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-6-1-825x510.png)
![[Cerpen] Ada yang Tak Ternilai Harganya](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-6-1-825x510.png)
Tema poligami adalah bahasan yang menarik di manapun berada. Di tempat ngopi hingga majelis pengajian. Bahasan yang disukai kaum Adam namun tidak sepenuhnya disukai kaum Hawa. Para ibu merasa ngeri-ngeri sedap jika mendengar ini.


Mereka berani bicara poligami karena lagi di luar rumah. Tidak ada istri. Bicara poligami itu mengasyikkan. Mencari kesenangan verbal. Karena mempraktikkannya susahnya luar biasa. Stresnya luar biasa. Bebannya luar biasa. Biayanya luar biasaKecuali orang-orang yang sudah hijrah.


Yang berpoligami atau yang menikahkan pelaku poligami akan terkena denda. Pemerintah Tunisia memberlakukan hukuman satu tahun penjara dan denda 240 Dinar Tunisia (Rp1,5 juta).

