Muawiyah bin Abi Sufyan: Sang Politikus Ulung
Tesis Politik Muawiyah bin Abi Sufyan adalah mu’ākalah hasanah wa musyārakah jamīlah. Sejak saat itu seorang khalifah tak harus pandai agama, tapi cukup punya kemampuan menejerial mengelola negara.
Tesis Politik Muawiyah bin Abi Sufyan adalah mu’ākalah hasanah wa musyārakah jamīlah. Sejak saat itu seorang khalifah tak harus pandai agama, tapi cukup punya kemampuan menejerial mengelola negara.


Sepontan Gus Dur menjerit. Mbak Nay juga ikut kaget dan menjerit. Di sebuah kamar di istana presiden, menjelang fajar, kedua orang itu menjerit-jerit bersama karena kekagetan bercampur ketakutan


Pernyataan Sikap Jaringan GUSDURian Terkait Penyelenggaraan Pilkada 2020: "Yang Lebih Penting Dari Politik Adalah Kemanusiaan"


Lontara Latoa merupakan kitab politik yang berisi tentang petuah, ajaran, protokoler dan bahkan arahan bagi para pejabat negara Bugis yang dikodifikasi dalam antologi Boeginesche Chrestomathie yang ditulis dengan aksara lontara.


Lontara Latoa merupakan kitab politik yang berisi tentang petuah, ajaran, protokoler dan bahkan arahan bagi para pejabat negara Bugis yang dikodifikasi dalam antologi Boeginesche Chrestomathie yang ditulis dengan aksara lontara.


Kemampuan VK mendramatisir dirinya sebagai korban dari pemerintah Indonesia telah menggerakkan para nasionalis Papua untuk memainkan strategi mobilisasi sumber daya guna memperluas dukungan publik


Menurut al-Ghazālī, hanyalah orang-orang terpilih yang mampu mengemban jabatan pemimpin secara amanah. Itu sebabnya pula, Allah sangat mencintai para pemimpin yang adil dan menjalankan amanahnya secara benar.


Tabiat kolonialisme, kapan dan di mana pun sama, yaitu mengadu domba dan memecah belah kekuatan (devide et impera).


Orang Syiah mengadakan midodareni? Tak perlu heran. Mestinya memang tak perlu andai masyarakat terutama Pemerintah dan mediia mainstream memberi kesempatan kepada komunitas yang selalu dizalimi ini menggunakan hak jawab dan hak memperkenalkan hakikatnya.


Perjalanan Yon Machmudi, PhD (Dosen Universitas Indonesia kelahiran Jombang) yang Akhirnya Keluar dari PKS

