Al-Ibriz Karya KH Bisri Mustofa: Model Tafsir Bahasa Jawa dan Aksara Arab-Pegon
Bahasa Jawa yang digunakan oleh KH Bisri Mustofa dala Tafsir al-Ibriz berkisar pada dua hierarki: bahasa ngoko (kasar) dan bahasa kromo (halus).
Bahasa Jawa yang digunakan oleh KH Bisri Mustofa dala Tafsir al-Ibriz berkisar pada dua hierarki: bahasa ngoko (kasar) dan bahasa kromo (halus).


Karya Kiai Thoifur mencapai empat puluh tiga kitab. Kitab-kitab tersebut mayoritas ditulis dengan bahasa Arab, di samping ada yang berbahasa Indonesia dan madura yang mengkaji berbagai macam disiplin ilmu.


Apakah dengan membaca tasbih dapat menenteramkan hati? Ketahuilah bahwa membaca tasbih memilki beberapa fungsi sebagaimana yang tersebut di sini


Kiai Sholeh Darat tertegun atas pertanyaan Kartini yang diutarakan secara diplomatis. Kiai Sholeh Darat mencermati pertanyaan Kartini, Ia tidak ingin jawabannya justru membuat Kartini kecewa.


Untuk dapat mencapai layers (lapis-lapis) percabangan maqashid di atas, Abu Zayd menawarkan 4 metode penting, dan sepertinya di sinilah ruh tafsir maqasidi.
![[Resensi Buku]: Tafsir Maqasidi, Puncak dari Segala Jenis Tafsir?](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-24-825x510.png)
![[Resensi Buku]: Tafsir Maqasidi, Puncak dari Segala Jenis Tafsir?](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-24-825x510.png)
Kita bisa bersama-sama berjuang menjadi tangan-tangan penyelamat. Bukankah tangan-tangan penyelamat itu mendapat apresiasi tinggi dari Allah?


Imam Sha’rawi menjelaskan betapa pentingnya sebagai orang mukmin untuk menerima musibah, seiring dengan berharap sebuah kebaikan tetap menyertainya,


Menurut Ibnu Katsir, salahlah orang yang menafsirkan 'yaqin' hanya sebatas ma'rif'ah (pengetahuan tentang Allah) lalu menganggap tidak perlu lagi shalat, zakat, puasa, dan sebagainya


Meminjam istilah Prof. KH. Quraish Shihab, puasa itu melatih manusia untuk meneladani dan meniru sifat-sifat ketuhanan.


Wanita mampu bersaing maupun berkarir dengan baik sebagaimana mereka tetap mampu mempertahankan dan menjaga kehormatannya dengan melaksanakan tugas-tugasnya sebagai wanita

