Mohd Roslan Mohd Nor: Islam Rahmatan lil ‘Alamin Basis Pemersatu Umat
Prof. Mohd Roslan Mohd Nor menyampaikan kekuatan Islam rahmatan lil Alamin sebagai basis pemersatu umat
Prof. Mohd Roslan Mohd Nor menyampaikan kekuatan Islam rahmatan lil Alamin sebagai basis pemersatu umat


Prof. Ahmad Najib Burhani juga menginginkan adanya kerjasama antar organisasi lintas negara muslim.


Penguatan kerjasama antar organisasi keislaman di dunia juga dapat dilakukan dalam bentuk penyadaran bahwa Islam tidak identik dengan Timur Tengah. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir adanya anggapan, terutama dari Barat, bahwa Islam di Timur Tengah adalah agama teroris


Syekh Sholahuddin al-Mustawi (Ezzitouna University, Tunisia): Indikasi lain dari fleksibilitas dan universalitas dakwah Islam adalah keramahan Islam terhadap budaya lokal bahkan menggunakannya untuk menyampaikan nilai-nilai Islam


Ajaran Islam Rahmat lil Alamin dijelaskan dalam al-Qur'an dan Nabi Muhammad SAW.


Stigma negatif tentang darah menstrasi merupakan hasil dari pemahaman yang salah.


Perempuan juga memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki seperti untuk menjadi pemimpin, bekerja pada sektor publik, dan politik


Muhammad Hassan menyebut bahwa dalam sejarah Islam, perempuan selalu memainkan peranan yang sama dengan laki-laki. Perempuan memiliki peran dalam menyebarluaskan Islam, mengajarkan Alquran, dan peran lain yang tidak kalah penting dengan yang dilakukan oleh laki-laki.


Dr. Asim Naeem (Institute of Islamic Studies, Pakistan) mengatakan "Budaya Pakistan adalah keberlanjutan dari tradisi masyarakat Hindu masa lalu. Hari ini, kendati telah berpisah sejak 70 tahun lalu, karakter kebudayaan di Pakistan masih tetap sama dengan di India"


Ma'ruf Amin: Islamophobia ini muncul akibat kesalahpahaman terhadap Islam serta generalisasi terhadap perbuatan sekelompok kecil orang yang mengatasnamakan Islam. Padahal, sesungguhnya mereka itu bukan representasi umat Islam dan bukan cerminan dari ajaran Islam

