Cuma Lulusan Pesantren Bisa Jadi Apa?
Pesantren tidak seburuk stigma masyarakat. Lulusan pesantren bisa menjadi apa saja kok, asalkan tidak pekerjaan haram dan melanggar syariat agama ya.
Pesantren tidak seburuk stigma masyarakat. Lulusan pesantren bisa menjadi apa saja kok, asalkan tidak pekerjaan haram dan melanggar syariat agama ya.


Setan dapat membungkus kemaksiatan dalam bingkai kebaikan.


Pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia, memiliki aset besar dalam pengembangan kepribadian, seperti rasa hormat dan tawadhu santri terhadap kiai, hidup sederhana, hemat, mandiri serta leburnya individualisme dan egoisme pribadi.


Jihad lain dari santri adalah memupuk dan menjaga agar kesehatan spiritualnya terjaga dan semakin kuat


Nalar santri sangat dibutuhkan dalam mengcounter paham-paham yang ekslusif secara ideologi agama maupun negara.


Kata Kiai Ahid, model PKI yang "membo-membo" ini juga terjadi di Banten. Di sana didirikan BTI yang disebarkan kepanjangannya sebagai Barisan Tani Islam. Akhirnya banyak umat yang masuk BTI.


Melalui kitab al-Qawāid al-Fiqhiyyah ini, Kiai Humam selalu hadir menemani santri-santri meneruskan hadlārah tsaqāfiyyah (peradaban ilmu pengetahuan) untuk mewujudkan Islam Rahmatan lil 'Alamin.


Hamzah Sahal sangat menonjol di bidang mengorganisir jaringan, terutama melalui Alif.ID., menjalin hubungan, selain dengan Nahdliyin, juga dengan sebagian generasi Muhammadiyah.


Bayang-bayang Usman seketika berkecamuk di kepala Ranum. Sosok laki-laki yang sedang berusaha di luar sana untuk segera meminangnya. Usman hadir bersamaan dengan setetes air mata ranum yang tak terbendung lagi.
![[Cerpen] Ada yang Tak Ternilai Harganya](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-6-1-825x510.png)
![[Cerpen] Ada yang Tak Ternilai Harganya](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/09/Untitled-design-6-1-825x510.png)
KH. Abdul Ghafarrozin selaku ketua RMI PBNU dalam opening speech-nya menjelaskan pentingnya keberadaan satgas covid19 pesantren ini sebagai ikhtiar menjaga santri, kiai dan seluruh warga pesantren dari virus covid-19

