Nasihat KH. Abdullah Faqih, Jangan Mencemaskan Rezekimu
Kebanyakan dari diri kita terkadang mencemaskan tentang kondisi hari esok yang tidak diketahui akan seperti apa.
Kebanyakan dari diri kita terkadang mencemaskan tentang kondisi hari esok yang tidak diketahui akan seperti apa.


Sulaiman bin Daud AS sedang duduk di tepi laut. Pagi ketika menikmati angin segar, kebetulan ia melihat seekor semut berjalan membawa sebiji gandum menuju laut yang sedang pasang.


Dalam proses turunnya wahyu yang pertama ini, ada bagian yang seringkali dipandang sebagai hal yang biasa saja, namun sebetulnya memiliki esensi yang mendalam ketika diulas lebih jauh.


Seseorang bisa diangkat derajatnya menjadi wali bukan karena ia tidak memiliki nafsu basyariah, tapi karena sanggup mengelola dan melampaui nafsu-nafsu itu


Hidup adalah kumpulan detik-detik waktu yang harus kita gunakan dengan sebaik-baiknya.


Niat itu penting dan niat baik dicatat sebagai kebaikan meski baru sampai niat, karena niat tidak ada riya’-nya. Berbeda dengan amal, yang sedikit banyak tercampur dengan riya’


"Ketika engkau sakit gigi pertama kali, engkau datang bergantung kepada-Ku, maka Aku pun menyembuhkanmu. Tapi yang kedua kali, engkau langsung datang bergantung pada daun itu, bukan kepada-Ku.”


Kita bisa bersama-sama berjuang menjadi tangan-tangan penyelamat. Bukankah tangan-tangan penyelamat itu mendapat apresiasi tinggi dari Allah?


“Lalu dari mana kamu tahu hal itu? Kalian tahu semua itu dari kami, dan kami tahu dari Nabi Muhammad saw,” kata Imran.


Bukankah sesuatu yang tumpah dari wadahnya adalah isinya? Begitulah seharusnya nilai Islam harus tertumpahkan dengan kedamaian dan kasih sayang kepada semesta alam.

