Cerpen: Hati yang Kaya [1]
“Ibuku perna berkata Cit, kita boleh miskin harta nak. Tapi jangan sampai kita punya hati yang miskin”. Itu adalah senyuman paling indah yang Tina berikan padaku. Tak pernah kulihat wajahnya sebercahaya itu.
“Ibuku perna berkata Cit, kita boleh miskin harta nak. Tapi jangan sampai kita punya hati yang miskin”. Itu adalah senyuman paling indah yang Tina berikan padaku. Tak pernah kulihat wajahnya sebercahaya itu.
![Cerpen: Hati yang Kaya [1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/Ilustrasi-Hati-yang-Kaya-2-825x510.jpg)
![Cerpen: Hati yang Kaya [1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/Ilustrasi-Hati-yang-Kaya-2-825x510.jpg)
Meskipun kedudukannya secara senioritas berbeda, tetapi kiprah mereka sangat mirip, yakni terus mendirikan dan membina institusi pendidikan Islam di Indragiri Hilir hingga akhir hayat.


Gusdur terdiam beberapa saat, Namun pedang dan anak panah, Tak satupun melukaimu, Gus...


Buku ini menyegarkan kembali tentang keragaman budaya Indonesia di Bali. Generasi sekarang harus selalu diajarkan tentang bagaimana indahnya sejarah yang terjadi di masa lalu


Tua Guru Sapat merupakan keturunan Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, melalui jalur nasab ayah dan ibunya. Ia adalah ulama produktif yang menulis banyak karya berbahasa Melayu-Jawi. Tercatat tercatat ada 18 karya yang ia tulis sepanjang kehidupannya.


Pancasila ditempatkan sebagai bintang penuntun yang dinamis dalam merespons dinamika sosial dan global yang kian kompleks.


Dari sekian banyaknya kasus pada waria, otoritas agama sebagai agen perubahan seharusnya mulai membuka mata, bahwa waria juga sering menjadi korban kemunkaran, terlepas dari statusnya yang tidak diakui dalam sosio-kultural.
![[Review Film] On Friday Noon: Agama, Seksualitas, dan Waria](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/On_Friday_Noon-ft-002_09646abacc795e0c892cdc5d264e3c1e_thumb-825x510.jpg)
![[Review Film] On Friday Noon: Agama, Seksualitas, dan Waria](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/On_Friday_Noon-ft-002_09646abacc795e0c892cdc5d264e3c1e_thumb-825x510.jpg)
Pembentukan Muslim World League (Liga Dunia Muslim) yang terkenal di Mekkah pada 1962 adalah langkah kunci dalam perjuangan yang mendunia untuk mempromosikan akidah Wahabi dan membersihkan bid’ah sufi.


Tiba-tiba saja tanah lapang itu bergetar. Daun-daun kering itu bergerak. Menimbulkan suara kresek, kresek, kresek. Gempa pikirku. Bukan, ini bukan gempa. Sepertinya gedung-gedung tinggi yang kulewati tadi tak bergerak. Aneh. Kalau ini gempa pasti gedung-gedung yang rapuh itu akan roboh.
![[Cerpen] Pohon Zombi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/069669400_1517559633-PicsArt_02-02-03.02.10.jpg)
![[Cerpen] Pohon Zombi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/069669400_1517559633-PicsArt_02-02-03.02.10.jpg)
Hingga akhir hayatnya, Abduh tetap mempunyai kecintaaan mendalam pada sufisme sejati, tetapi dia menentang keras apa yang dipandangnya sebagai manifestasi sufisme yang sesat.

