Pulau Tanpa Buku: Mimpi Literasi Anak-Anak Kepulauan
Gerakan literasi KP Gili Iyang hadir sebagai ikhtiar membuka akses pengetahuan, meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, dan mengenal budaya lokal .
Gerakan literasi KP Gili Iyang hadir sebagai ikhtiar membuka akses pengetahuan, meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, dan mengenal budaya lokal .


Di sebagian besar masyarakat, agama tertanam dalam praktik budaya, dan ekspresi budaya sering kali tidak dapat dipisahkan dari makna keagamaan.


Untuk menggalakkan masjid yang ramah disabilitas, peran ulama sangat dibutuhkan.


Kekuatan transformatif dari kebiasaan ini tidak terbatas pada moralitas, sebab kebiasaan mencakup ke setiap ranah keberadaan manusia.


Keberagaman adalah kekuatan, bukan kelemahan. Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan kita untuk bersatu dalam perbedaan, hidup saling menghormati, dan merayakan kebersamaan. Karena hanya dengan toleransi, persatuan bangsa dapat terus terjaga.


Perjuangan HAM adalah taruhan harga diri manusia. Malas memperjuangkannya hanya akan membuat kita seperti cacing yang terus diinjak. Pilihannya jelas: tetap menjadi manusia bermartabat atau berubah menjadi makhluk yang kehilangan arti hidupnya.


Baik mental dan finansial seorang ibu tetap dituntut untuk memberikan cinta kasih dan sayang kepada anaknya.


Gen Z menunjukkan harapan baru bagi masa depan Indonesia dengan sikap toleransi tinggi terhadap perbedaan agama, suku, dan budaya. Generasi ini, didukung media sosial dan lingkungan multikultural, menjadi modal penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif.


Ketika hak-hak dasar diabaikan, masyarakat kehilangan rasa percaya terhadap institusi yang seharusnya melindungi mereka, menciptakan lingkaran setan diskriminasi dan impunitas yang merusak fondasi keadilan dan nilai-nilai kemanusiaan.


Bulan Rajab merupakan bulan latihan. Latihan beribadah, latihan berpuasa dan latihan ibadah lainnya sebelum memasuki bulan Ramadhan.

