Perempuan

Feminisme Pancasila: Menelusuri Kiprah Ibu Sinta Nuriyah (Bag-1)

Kemudian, hati saya melonjak gembira ketika diakhir kata pengantarnya tertulis “Dra.Sinta Nuriyah Rahman, M.Hum” bukan Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid. Sederhana, namun pesan ini sangat kuat bahwa perempuan Indonesia harus mandiri yaitu berprestasi, memiliki hasil dari kerja keras sendiri serta memiliki kepribadian dan kecakapan, yang tidak perlu menempel pada nama suami, atau garis keturunan

Ibu, Ramadan, dan Covid-19

Ramadan ini menjadi bukti bahwa ibu adalah seorang insan yang luar biasa. Makan sahur dan berbuka selalu menjadi bagian dari kerja dan bukti mereka mencintai keluarganya. Karenanya, sayangilah ibumu, ibumu, ibumu, baru kemudian ayahmu.

Lihat Postingan Lainnya

Arrahim.id merupakan portal keislaman yang dihadirkan untuk mendiseminasikan ide, gagasan dan informasi keislaman untuk menyemai moderasi berislam dan beragama.