Larang Keras Praktik Poligami, Kebijakan Negara Tunisia Didukung Ulama
Yang berpoligami atau yang menikahkan pelaku poligami akan terkena denda. Pemerintah Tunisia memberlakukan hukuman satu tahun penjara dan denda 240 Dinar Tunisia (Rp1,5 juta).
Yang berpoligami atau yang menikahkan pelaku poligami akan terkena denda. Pemerintah Tunisia memberlakukan hukuman satu tahun penjara dan denda 240 Dinar Tunisia (Rp1,5 juta).


Pada akhirnya perempuan pula yang mengambil peran sangat menentukan dalam tugas sosialisasi dan pembelajaran kepada anak-anak mereka, bahwa di balik fenomena pandemi ada tanda-tanda ke-Tuhan-an di dalamnya.


Ibu Sinta menekankan bahwa hidup secara harmonis, toleran, saling tolong menolong diantara sesama manusia merupakan tujuan dari penciptaan laki-laki dan perempuan, bersuku-suku dan bergolong-golongan, yang dalam kontek Indonesia diikat dengan nilai Bhineka Tunggal Ika.


Menurutnya: “Proses harmoni sejati hanya bisa dijalankan dalam sebuah hubungan jika masing-masing pihak menjadi diri mereka sendiri. Hubungan harmonis hanya bisa terbina jika eksistensi kedua belah pihak saling diakui dan dihargai”.


Kemudian, hati saya melonjak gembira ketika diakhir kata pengantarnya tertulis “Dra.Sinta Nuriyah Rahman, M.Hum” bukan Sinta Nuriyah Abdurahman Wahid. Sederhana, namun pesan ini sangat kuat bahwa perempuan Indonesia harus mandiri yaitu berprestasi, memiliki hasil dari kerja keras sendiri serta memiliki kepribadian dan kecakapan, yang tidak perlu menempel pada nama suami, atau garis keturunan


Rumah tangga itu adalah proses negosiasi, saling menghargai dan berbagi kesempatan pada pasangan kita.


Tuntunan stay at home selama ‘iddah memberi isyarat bahwa semestinya seorang laki-laki mampu memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkannya setidaknya selama masa ‘iddah, sehingga wanita tidak perlu terbebani nafkah pada saat ia membutuhkan kekuatan batin akibat perpisahan dengan suaminya.


Anggapan masyarakat tentang tugas perempuan yang hanya berkutat dalam tugas menyiapkan makan keluarga adalah ekspresi ketakutan kaum laki-laki, agar mereka tidak tersaingi oleh kaum perempuan.


Ramadan ini menjadi bukti bahwa ibu adalah seorang insan yang luar biasa. Makan sahur dan berbuka selalu menjadi bagian dari kerja dan bukti mereka mencintai keluarganya. Karenanya, sayangilah ibumu, ibumu, ibumu, baru kemudian ayahmu.


Don’t judge from the cover book menjadi nasihat sederhana dan bermakna dalam pilihan keragaman berpakaian atau berjilbab.

