










Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.

Doa tidak selalu dikabulkan sesuai harapan. KIta perlu memahami makna doa, ikhtiar, dan kebijaksanaan Allah di balik penundaan

Demokrasi Indonesia dinilai berada di titik nadir. Haul ke-16 Gus Dur mengingatkan kembali pentingnya kepemimpinan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dalam menjaga kedaulatan sipil dan demokrasi.

Sering menilai kesalahan orang lain tanpa bercermin pada diri sendiri dapat menumbuhkan kesombongan hati. Tulisan ini mengajak muhasabah diri, menumbuhkan tawadhu’, dan menyadari bahwa hanya Allah yang berhak menilai hati dan amal manusia.

Di Tangan Perempuan, Arah Peradaban Ditentukan

Islam menempatkan keadilan peran suami istri dalam rumah tangga berbasis cinta dan kesalingan. Teladan Rasulullah saw menegaskan peran tanpa paksaan dan saling menguatkan

Para sufi berpendapat bahwa berpikir berlebihan (overthinking) berasal dari ilusi spiritual yang mendasarinya, yaitu keyakinan bahwa kita dapat mengendalikan hasil melalui upaya mental.

Ilmu, Iman, dan kesadaran adalah modal penting bagi perempuan muslimah untuk bertahan di era modern.

Studi tafsir hari ini tidak lagi sederhana. Ada banyak problematika yang perlu diurai dengan cara yang lebih bijak. Pendekatan nilai bisa menjadi jalan tengahnya

Budaya lokal Indonesia menyimpan nilai, filosofi, dan tradisi yang mencerminkan karakter bangsa.

Betapapun hebatnya pencapaian manusia, semua itu tetap berada dalam ruang lingkup kekuasaan Allah yang tidak terjangkau oleh akal, apalagi kemampuan manusia.
