









Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Andai mereka mencintai agama dan negeri ini serta mau meneladani Rasulullah dalam menghadapi pandemi, sikap penolakan terhadap upaya pencegahan wabah tak akan terjadi

Catatan Ramadan dua belas jalan menyusur wilayah satu untuk istirah diam mengutuk kemarin kerna pahatan berhala selalu bercak hari-hari diam memeta langkah esok takingin jadi ulat merambat menggugur daun menyisah ranting kering dengan haus dan lapar bergeming senyap mezikir merupa kupukupu nerbangi sebelas hentian sampai: diam nisan –Sukodadi , 29 4 2020– Anak 1 […]
![[Puisi] Catatan Ramadan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/images-36.jpeg)
Memaknai senja--Pada keriput air mata--Yang membanjiri sawah sempit kita--Langit mendung katanya pertanda bahagia--Eppa’ dan embu’ mulai membajak cinta
![[Puisi] Panen Air Mata](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/32-1-825x510.jpg)
Sembilan puluh tiga persen warga Azerbaijan adalah pemeluk Islam. Komposisi Muslim di negara hampir mirip dengan di Indonesia, bahkan prosentasenya lebih besar, namun Ramadan di sini tak semeriah di Indonesia, biasa-biasa saja.

Mim ingin bercerita tentang ajakan bapaknya pergi ke Semarang. Tentang uwak yang baru diceritakan bapaknya. Juga tentang anak sulung uwaknya yang baru pulang dari Yaman.

Integrasi keilmuan agama dan sains diharapkan akan menjadi tren di kalangan civitas akademika di lingkungan perguruan tinggi Islam. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus menjadi fokus perhatian dalam kerja-kerja penelitian dan pengabdian masyarakat di kampus-kampus Islam. Harapan tersebut disampaikan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) pada Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Arskal Salim, dalam […]

Pada Tadarus litapdimas episode ke-3 kali ini, kita belajar bagaimana mengoptimalkan teknologi dalam Pendidikan Islam dengan menghadirkan 2 orang presenter, yaitu Dr. Budiyono Saputro, M.Pd dari IAIN Salatiga dan Dr. Rado Yendra, M.Sc dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kedua presenter bersepakat bahwa agama dan teknologi harus dapat diintegrasikan dengan agama, dan pendidikan agama sudah […]

Melalui teknologi ini doa singkat tertentu dapat dinikmati seolah-olah seperti menonton film animasi 4 dimensi

Prinsip pembelajaran tafsir sains terpadu ini pada dasarnya menyatukan atau memadukan materi yang memiliki potensi untuk dipadukan secara tematik dengan metode tematik.

Bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk mengasah tiga kecerdasan kita; intelektual, emosional, dan spiritual. Dengan mensinergikan ketiga potensi tersebut, semoga bisa lahir insan-insan muttaqīn.
