Hingga Ujung Nyawa (3): Menanti Sebuah Usaha Bertaruh Nyawa
Ku tatap tubuhnya yang hanya bisa bergerak tapi tak bisa berkomunikasi. Dia hanya diam seribu bahasa ketika diajak bicara.
Ku tatap tubuhnya yang hanya bisa bergerak tapi tak bisa berkomunikasi. Dia hanya diam seribu bahasa ketika diajak bicara.

Kang Madari berjalan dengan santai menuju bangunan paling atas Masjid, berdiri tepat di sebelah kubah. Orang-orang yang menyaksikan mulai mlongo, semua mata tertuju pada sosok Kang Madari yang kabarnya mau terbang.

Optimisme seketika menyeruak untuk kesembuhan suamiku. Meski untuk ukuran sakitnya jarang yang bisa lolos dari lubang maut.
![Hingga Ujung Nyawa [2]: Secercah Sinar Harapan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/just-for-you-825x510.jpg)
Ruangan itu masih merupakan ruang steril dengan deretan larangan bagi siapapun untuk datang. Tetapi lebih longgar dari ICU. Tempat pemulihan ring satu, sebelum boleh pindah ke ruangan yang boleh ditunggui keluarga.
![Hingga Ujung Nyawa [1]: Hingga Ujung Nyawa Di Samping](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/just-for-you-825x510.jpg)
Karena kelangkaan mushaf Alquran pada saat itu, khususnya di wilayah Ponorogo, kiai Ibrohim kemudian berinisiatif untuk menulis dengan tujuan memperbanyak jumlahnya dan akhirnya beliau berhasil menulis sebelas mushaf.

Pengabdian pertama seorang calon ayah kepada anak-anaknya adalah memilihkan calon ibu yang baik buat anak-anaknya nanti. Dan.. Aku ingin memilihmu

Mim pergi begitu saja. Tanpa pamit. Bahkan sekadar memberi kabar pun tidak. Kehilangan Mim bukan perkara remeh

Cahaya pemandu di dalam hati itu terkibas-kibas angin. Ia tergoda oleh padam. Ingin sekali menyelamatkan nyalanya. Agar cinta yang sudah terbangun tidak menjadi sia-sia.

Tidak beruntung sekali nasib perasaan ini, pikirnya. Kerumitan demi kerumitan dalam hubungannya dengan Mim muncul satu demi satu.

Haiyss..! Kenyataannya tak selalu seindah harapan. Alif membanting bantalnya ke tembok. Kata siapa perempuan itu seperti bunga? kalau sedang begini rumitnya melebihi trigonometri dan aritmatika. Gembus!
