[Cerpen] Mengagumi Namun Tak Bisa Memiliki
Keesokan harinya, kejadian seperti itu pun berulang. Sosok tersebut kali ini tidak mendecakkan lidah seperti biasanya. Ya. Dia hanya berdeham, lalu melafalkan ayat yang benar untuk membenarkan hafalannya
Keesokan harinya, kejadian seperti itu pun berulang. Sosok tersebut kali ini tidak mendecakkan lidah seperti biasanya. Ya. Dia hanya berdeham, lalu melafalkan ayat yang benar untuk membenarkan hafalannya
![[Cerpen] Mengagumi Namun Tak Bisa Memiliki](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Desain-tanpa-judul-3-825x510.jpg)
![[Cerpen] Mengagumi Namun Tak Bisa Memiliki](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Desain-tanpa-judul-3-825x510.jpg)
Aku masih duduk di balik jendela kayu tanpa penutup yang sudah mulai keropos dan mengelupas warna catnya. Menatap sosok tubuh yang terbujur kaku di depan kamar mandi. Sendiri. Dingin dan kesepian.
![[Cerpen] Luka di Balik Jendela Tua](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-22-825x510.png)
![[Cerpen] Luka di Balik Jendela Tua](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-22-825x510.png)
Ku tatap tubuhnya yang hanya bisa bergerak tapi tak bisa berkomunikasi. Dia hanya diam seribu bahasa ketika diajak bicara.


Kang Madari berjalan dengan santai menuju bangunan paling atas Masjid, berdiri tepat di sebelah kubah. Orang-orang yang menyaksikan mulai mlongo, semua mata tertuju pada sosok Kang Madari yang kabarnya mau terbang.


Optimisme seketika menyeruak untuk kesembuhan suamiku. Meski untuk ukuran sakitnya jarang yang bisa lolos dari lubang maut.
![Hingga Ujung Nyawa [2]: Secercah Sinar Harapan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/just-for-you-825x510.jpg)
![Hingga Ujung Nyawa [2]: Secercah Sinar Harapan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/just-for-you-825x510.jpg)
Ini kisah tentang seorang politisi muda, Jono, yang mau menantang calon petahana dalam memperebutkan kursi ketua cabang sebuah partai di salah satu kota di Jawa Timur. Jono dikenal sebagai aktivis partai yang sering mengkritik pimpinan sebelumnya.


Sejak itu, tak ada satu pun orang yang tahu, Nina mengisi khayalan-khayalan kelakian-remajaku. Hatiku marah kalau ada yang menggodanya atau menjelekkannya.
![Cerpen: Kepedihan yang Indah [Bag 2]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/kata-kata-buat-nembak-cewek-630x380-1-e1593176117245.jpg)
![Cerpen: Kepedihan yang Indah [Bag 2]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/kata-kata-buat-nembak-cewek-630x380-1-e1593176117245.jpg)
“Penyesalan terbesar adalah ketika seseorang tidak berani menyatakan cintanya, dan bertahun-tahun kemudian, saat semua situasi tak memungkinkan lagi, dia masih merasakan getaran cinta itu."
![Cerpen: Kepedihan yang Indah [Bag 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/kata-kata-buat-nembak-cewek-630x380-1-e1593176117245.jpg)
![Cerpen: Kepedihan yang Indah [Bag 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/kata-kata-buat-nembak-cewek-630x380-1-e1593176117245.jpg)
Seiring berjalannya waktu, dunia akan semakin canggih, namun juga akan semakin rapuh dan tua. Tahun 2050 memang sangat menakjubkan, tapi juga menyimpan sesuatu yang menyedihkan.
![[Cerpen] Asyiknya Masa Depan Tahun 2050](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/0x0-introducing-ai-in-primary-school-prepares-kids-for-future-1554241119014.jpg)
![[Cerpen] Asyiknya Masa Depan Tahun 2050](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/0x0-introducing-ai-in-primary-school-prepares-kids-for-future-1554241119014.jpg)
Pengabdian pertama seorang calon ayah kepada anak-anaknya adalah memilihkan calon ibu yang baik buat anak-anaknya nanti. Dan.. Aku ingin memilihmu

