Ketika Ingatan Kolektif Dibengkokkan: Heroifikasi dan Krisis Moral Nasional
Ketika ingatan dibengkokkan untuk mengakomodasi kekuasaan yang bobrok dan nirmartabat, ini jelas berisiko kehilangan kompas etis yang telah dan akan mendasari sebuah bangsa.
Ketika ingatan dibengkokkan untuk mengakomodasi kekuasaan yang bobrok dan nirmartabat, ini jelas berisiko kehilangan kompas etis yang telah dan akan mendasari sebuah bangsa.


Penyebaran Hizbut Tahrir di Indonesia dimulai pada tahun 1980-an


Earl Drake, peneliti Kanada, dalam investigasinya selama 20 tahun terkait kejayaan Majapahit, menyimpulkan bahwa sebelum Gajah Mada bersumpah menyatukan Nusantara, Dyah Prajnaparamita (ratu saat itu) sudah mempunyai ide dan berniat melakukannya.


Tua Guru Sapat merupakan keturunan Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari, melalui jalur nasab ayah dan ibunya. Ia adalah ulama produktif yang menulis banyak karya berbahasa Melayu-Jawi. Tercatat tercatat ada 18 karya yang ia tulis sepanjang kehidupannya.


Lontara Latoa merupakan kitab politik yang berisi tentang petuah, ajaran, protokoler dan bahkan arahan bagi para pejabat negara Bugis yang dikodifikasi dalam antologi Boeginesche Chrestomathie yang ditulis dengan aksara lontara.


Lontara Latoa merupakan kitab politik yang berisi tentang petuah, ajaran, protokoler dan bahkan arahan bagi para pejabat negara Bugis yang dikodifikasi dalam antologi Boeginesche Chrestomathie yang ditulis dengan aksara lontara.


Layaknya batang pohon, sejarah selalu berkesinambungan. Ia diumpamakan sebagai pohon karena setiap kejadian dalam sejarah selalu memiliki akar hingga buah. Sejarah adalah proses sekaligus hasil dari pertumbuhan sebuah peradaban bangsa.


Dari Arafah lah kemudian manusia memulai peradabannya di bumi ini, yaitu saat pertemuan antara nabi Adam dan ibunda Hawa. Dan, disitu pula lah tempat bertemunya Ibrahim dengan istri tecinta dan putra terkasih Ismail as


Mungkin, Perang Diponegoro merupakan pemberontakan yang pecah pertama kali di lingkungan salah satu keraton Jawa Tengah selatan yang mana pokok masalahnya terletak pada segi ekonomi dari pada ambisi kekuasaan seorang kerabat keraton


Perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat pada zaman klasik (dinasti Umayyah-Abbasiyah) tidak bisa terlepas dari peranan lembaga pendidikan yang ada pada waktu itu. Ia merupakan tempat atau media bagi transmisi keilmuan yang mampu melahirkan banyak cendekiawan Muslim.

