Empat Sifat Manusia Menurut Imam Al-Ghazali yang Menentukan Arah Hidupmu
Empat sifat manusia menurut Imam Al-Ghazali yang menentukan arah hidup dan kebahagiaan sejati. Temukan keseimbangannya menuju jiwa tenang.
Empat sifat manusia menurut Imam Al-Ghazali yang menentukan arah hidup dan kebahagiaan sejati. Temukan keseimbangannya menuju jiwa tenang.


Tasawuf masih sangat penting keberadaannya untuk diaktualisasikan guna mencegah krisis spiritual dan moral


Ibnu Taimiyah adalah sosok yang bangga menjadi pengikut tarekat Qadariyah yang berafiliasi pada sosok Syekh ‘Abd al-Qadir al-Jailani.


Istilah “kedua tangan Tuhan” merupakan isyarat, manusia adalah satu-satunya ciptaan dengan segala anugerah kesempurnaan-Nya, sifat Jalal dan Jamal, yang mengandung keserasian dan perpaduan (termasuk femenin dan maskulin) yang sekaligus melambangkan Kemahasempurnaan-Nya itu.


Alam raya merupakan manifestasi Tuhan. Menjaga alam raya bukan hanya karena mereka dibutuhkan manusia, tapi karena cinta terhadap alam raya. Cinta ini tumbuh tanpa tanya apa dan mengapa. sebagaimana mawar yang sedang mekar, ia mekar tanpa alasan mengapa ia mekar.


Jagad raya merupakan tanda (sya’air) bagi orang-orang beriman untuk menghormatinya. Sedangkan, tradisi Kekristenan, St. Francis of Assisi berpandangan bahwa jagad raya adalah 'unity'. Bahwa rahmat Tuhan itu hadir untuk seluruh mahkluknya, dan tidak terkhusus kepada manusia saja


Hingga akhir hayatnya, Abduh tetap mempunyai kecintaaan mendalam pada sufisme sejati, tetapi dia menentang keras apa yang dipandangnya sebagai manifestasi sufisme yang sesat.


Ibnu Arabi mengajak para penempuh jalan sufi untuk tidak abai terhadap syariah. Dlam banyak karyanya, Ibnu Arabi dalam membahas segala pokok permasalahan tidak pernah luput untuk menghadirkan syariat sebagai sumber pengetahuan dan kebenaran
![[Resensi Buku] Etika Sufi Ibnu Arabi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/Untitled-design-1-825x510.png)
![[Resensi Buku] Etika Sufi Ibnu Arabi](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/10/Untitled-design-1-825x510.png)
Bagi mereka, selain penganut Wahabi adalah kaum musyrik, dan memerangi mereka bukan saja boleh, melainkan wajib.
![[Resensi] Wahabi, Sufisme, dan Penghancuran Budaya](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-19-1-825x510.png)
![[Resensi] Wahabi, Sufisme, dan Penghancuran Budaya](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/Untitled-design-19-1-825x510.png)