



















Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]


Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.


Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.


Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyembelih ego, gengsi, dan keinginan dipuji manusia. Melalui refleksi Surah Al-Kautsar, khutbah ini mengajak umat Islam memahami makna kurban yang benar-benar lillahi ta’ala.


Di tengah himpitan ekonomi dan berbagai realitas sosial yang terasa semakin berat, umat Islam tidak boleh kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Khutbah Jumat ini mengajak kaum muslimin agar tetap teguh menolak kezaliman, serta menjaga iman meskipun berada dalam kondisi yang sulit.


Alissa berharap perjuangan seorang Gus Dur bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk ikut memperjuangkan nilai-nilai kesetaraan dan keadilan sesama manusia


Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam melindungi kemerdekaan beragama dan berkeyakinan bagi warganya. Fenomena berkembangnya peraturan perundang-undangan diskriminatif, baik di tingkat nasional maupun lokal, memperlihatkan adanya kecenderungan mayoritarianisme.


Alissa Qotrunnada Wahid atau Alissa Wahid mengungkapkan empat faktor utama yang menyebabkan tren peningkatan intoleransi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, seperti eksklusifisme, desentralisasi pemerintah, problem penegakan hukum, dan pengabaian.


Di hari keempat Festival Beda Setara, pengunjung disuguhkan pengalaman unik melalui sesi Blind Date yang menawarkan kesempatan kepada dua orang pengunjung untuk bertukar pandangan terutama dalam topik demokrasi, pilkada, dan kebebasan beragama tanpa mengetahui identitas satu sama lain.


Festival Best diharapkan dapat menjadi ruang belajar dan berdialog tentang keberagaman antar umat beragama. Salah satu rangkaian dalam festival ini adalah Pasar Bestari yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang transaksi ekonomi tetapi juga sebagai wadah untuk dialog rasa dan keberagaman antar masyarakat.


Orang tua harus lebih hati-hati dalam memilih sekolah atau pesantren untuk anak mereka.


Inayah Wahid: "Solidaritas kita, toleransi kita diukur pada apa yang kita lakukan kepada orang di sekitar kita – yang duduk di depan kita, di belakang kita, di samping kita, yang ada di rumah di samping kita, yang kita temui di pasar, di jalan, dalam kehidupan kita sehari-hari"


Tuhan telah berkata, tak peduli sejauh apa pun manusia terbang atau terjatuh, jalan menuju-Nya selalu terbuka.


Pameran Best (Beda Setara) ini menampilkan situasi, faktor, dan resolusi tentang kebebasan beragama dan berkeyakinan. Pengunjung yang hadir akan mendapatkan gambaran situasi kasus pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan, seperti penolakan pembangunan rumah ibadah


Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati supaya menetapi kesabaran

