[Puisi] Catatan Ramadan
Catatan Ramadan dua belas jalan menyusur wilayah satu untuk istirah diam mengutuk kemarin kerna pahatan berhala selalu bercak hari-hari diam memeta langkah esok takingin jadi ulat merambat menggugur daun menyisah ranting kering dengan haus dan lapar bergeming senyap mezikir merupa kupukupu nerbangi sebelas hentian sampai: diam nisan –Sukodadi , 29 4 2020– Anak 1 […]


![[Puisi] Catatan Ramadan](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/images-36.jpeg)



![Benarkah Masjid Tempat Selamat dari Penularan Covid-19? [Bagian 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/04/صلاة-التراويح-799x449-1.jpg)



