Ketika Orang Madura (Hanya Bisa) Bicara Poligami
Mereka berani bicara poligami karena lagi di luar rumah. Tidak ada istri. Bicara poligami itu mengasyikkan. Mencari kesenangan verbal. Karena mempraktikkannya susahnya luar biasa. Stresnya luar biasa. Bebannya luar biasa. Biayanya luar biasaKecuali orang-orang yang sudah hijrah.



![[Cerpen] Asyiknya Masa Depan Tahun 2050](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/0x0-introducing-ai-in-primary-school-prepares-kids-for-future-1554241119014.jpg)






![Garis Pemisah antara Sains dan Filsafat dan Kematian Metafisika [Bag 3 Habis]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/science_philosophy.jpg)
![Ibnu Taimiyyah, Pemikiran Sufistiknya “Jarang” Diakui oleh Pengagumnya [Bag 3-habis]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/06/9990213.png)