






Khutbah Jumat kali ini ini mengajak kita merenungkan kembali tanggung jawab setiap Muslim dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar. Membiarkan kemungkaran dan kezaliman bukanlah sikap yang dapat dianggap sepele, sebab sikap abai dapat membuat keburukan terus tumbuh dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah. Melalui khutbah ini, kita diajak memahami pentingnya keberanian untuk menegakkan kebaikan, mengingatkan […]

Di tengah derasnya arus media sosial, seorang muslim perlu bijak memilih aktivitas yang bermanfaat. Khutbah Jumat ini mengajak kita merenungkan hadis Nabi tentang pentingnya meninggalkan hal yang tidak berarti dan mengisi waktu dengan kebaikan. اَلْحَمْدُ لِلّهِ، نَحْمَدُكَ اللَّهُمَّ عَلَى مَا هَدَيْتَنَا لِطَرِيْقِكَ القَوِبْمِ وَفَقَّهْتَنَا فِي دِيْنِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، نُصَلِّى وَنُسَلِّمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الـمُصْطَفَى، وَأَلِهِ وَصَحْبِهِ […]

Menjaga lingkungan bukan sekadar kepedulian sosial, tetapi bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi. Ketika alam rusak, kita semua turut merasakan akibatnya.

Ketika masalah datang dan semua jalan terasa buntu, kepada siapa kita mengadu? Khutbah Jumat ini mengajak kita mengingat kembali bahwa Allah selalu dekat, mendengar doa, dan membuka pintu rahmat bagi hamba-Nya.

Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]

Hampir semua orang fokus pada perang melawan Covid-19, namun jarang yang memperhatikan bagaimana penanganan pasien.
![Memanusiakan Korban Covid-19: Sebuah Catatan Keprihatinan [bagian 1]](https://arrahim.id/wp-content/uploads/2020/07/virus_korona_142754_big.jpg)
Prinsip dasar dari hubungan antar-agama dalam ruang publik adalah harmonisasi. Masing-masing tidak perlu merepotkan diri untuk mengintervensi teologi maupun praktik keagamaan pemeluk agama lain

Ustaz pun jenisnya ada dua; ustaz asli yang benar-benar mendalam ilmunya dan mengamalkannya; dan ustadz gadungan yang sok tahu tentang agama dan seringkali menyertakan hawa nafsu dalam menjelaskan agama demi menadapat keuntungan duniai

Bagi santri-santri yang benar-benar ingin mengkaji Sahīh Bukhārī, "Sanadan wa Matnan wa Fiqhan", maka majelis KH. Majid Kamil Maimoen adalah majelis yang tepat

Pada masa Kanjeng Nabi, tercatat banyak ada beberapa tempat khusus yang digunakan sebagai tempat prose belajar-mengajar ajaran Islam

Saya sangat meyakini pentingnya buku pertama diterbitkan, karena dari buku pertama itulah biasanya muncul ide dan inspirasi menulis buku-buku selanjutnya.

Pengikut yang berkarakter dan jaringan merupakan modal terbesar dan terkuat (social capital) Muhammadiyah.

Nalar orang awam yang hidup di lembah gunung saja pasti menyalahkan seseorang yang menyatakan rasa bencinya kepada orang lain dengan kata-kata yang tidak pantas, misalnya “kamu bodoh”, “orang itu goblok”.

Sulaiman bin Daud AS sedang duduk di tepi laut. Pagi ketika menikmati angin segar, kebetulan ia melihat seekor semut berjalan membawa sebiji gandum menuju laut yang sedang pasang.

Meminjamkan Gedung Rusunawa dan Mahad Al Jamiah sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, IAIN Tulungagung diganjar penghargaan.
