Pemahaman Tekstual, Cikal Bakal Munculnya Aksi Radikal
Dalam hal ini, baik memahami hadis maupun Al-Qur’an, pemahaman tekstual cenderung lebih berorientasi pada teks saja, tanpa melihat bagaimana konteks mengapa teks keagamaan tersebut hadir.
Dalam hal ini, baik memahami hadis maupun Al-Qur’an, pemahaman tekstual cenderung lebih berorientasi pada teks saja, tanpa melihat bagaimana konteks mengapa teks keagamaan tersebut hadir.

Menurut Islam, dengan terus mengingat Allah dan memahami orientasi jangka panjang bagi kehidupan diri, seseorang akan lebih dekat dengan self-awareness dan buah-buah yang dihasilkannya.

Ibn Mas'ud pernah berkata, “Sesungguhnya dalam surah al-Nisa’ terdapat lima ayat yang membahagiakan bagiku daripada dunia dan seisinya.”

Melalui penafsiran dan eksplorasi makna yang lebih kontekstual, ajaran agama sudah semestinya dapat menjadi wasilah yang tepat untuk mendukung usaha-usaha manusia menghadapi tantangan demografis.

Memahami asbab an-Nuzul di era modernisasi ini bertujuan agar bisa memahami ayat-ayat al-Qur’an dengan sumber yang terpercaya tanpa ada keraguan sedikitpun.

Pada masa Nabi Muhammad saw., penjagaan atau pemeliharaan Al-Qur’an dilakukan melalui dua cara yaitu dihafalkan dan ditulis.

Memahami al-Qur'an membutuhkan ilmu alat dan akal untuk bisa menangkap makna tersirat maupun tersurat di dalamnya.

UU Penyandang Disabilitas menjamin hak penyandang disabilitas dengan berbagai ragamnya, yang dalam konteks Alquran Isyarat ini adalah bagian dari hak keagamaan.

Allah Swt. menganjurkan hambanya untuk selalu berpikir sesuatu yang baik dan menebarkan kebaikan (fastabiqul khairat) dan Allah sangat melarang hambanya berbuat kekasaran (sayyiat) dan kerusakan (fasad).

Sejatinya memahami lebih sulit daripada menghafalkannya, sehingga apabila kita paham maka insya Allah mudah bagi kita untuk mengamalkan pesan-pesan yang telah disampaikan Al-Qur’an.
