




















Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]


Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.



Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.


Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyembelih ego, gengsi, dan keinginan dipuji manusia. Melalui refleksi Surah Al-Kautsar, khutbah ini mengajak umat Islam memahami makna kurban yang benar-benar lillahi ta’ala.


Di tengah himpitan ekonomi dan berbagai realitas sosial yang terasa semakin berat, umat Islam tidak boleh kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Khutbah Jumat ini mengajak kaum muslimin agar tetap teguh menolak kezaliman, serta menjaga iman meskipun berada dalam kondisi yang sulit.


Lingkungan adalah bagian dari manusia, karena itu melestarikan alam sejatinya adalah memanusiakan manusia. Pemikiran Gus Dur menegaskan keadilan ekologi dan pentingnya bersaudara dengan alam sebagai wujud rahmatan lil alamin


Demokrasi dan hukum harus berjalan beriringan. Gus Dur memberi teladan, kekuasaan tak boleh dipertahankan dengan mengorbankan rakyat, dan demonstrasi adalah hak konstitusional yang wajib difasilitasi negara


GUSDURian berduka atas tewasnya pengemudi ojol saat demo Jakarta. Alissa Wahid ingatkan warisan Gus Dur: rakyat adalah tuan, bukan hamba negara.


Kita harus melatih diri untuk terus berempati kepada sesama meski dengan tindakan kecil.


Mahasiswa kini terjebak dalam budaya “ijazahisme”, mengejar gelar tanpa memahami makna Tri Dharma.


Multiverse Marvel, dalam banyak hal, menurut saya merupakan metafora untuk kekacauan kontemporer: pilihan tak terbatas, distraksi tak terbatas, tanpa pusat utama.


Siti Walidah, tokoh perempuan pelopor 'Aisyiyah, berjuang memberdayakan perempuan lewat pendidikan dan agama.



TUNAS GUSDURian 2025 menghadirkan ruang belajar inklusif, dari pencegahan kekerasan seksual di pesantren hingga digital security training, demi menguatkan nilai-nilai Gus Dur dalam membangun bangsa yang adil dan beradab


Mengetahui sejarah kemerdekaan adalah bagian penting untuk meningkatkan kecintaan terhadap negara.


Konferensi Pemikiran Gus Dur menjadi ruang menghidupkan kembali gagasan Gus Dur tentang agama, demokrasi, dan keadilan ekologi, agar tetap relevan menjawab tantangan Indonesia hari ini

