















Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]


Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.


Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.


Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyembelih ego, gengsi, dan keinginan dipuji manusia. Melalui refleksi Surah Al-Kautsar, khutbah ini mengajak umat Islam memahami makna kurban yang benar-benar lillahi ta’ala.


Di tengah himpitan ekonomi dan berbagai realitas sosial yang terasa semakin berat, umat Islam tidak boleh kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Khutbah Jumat ini mengajak kaum muslimin agar tetap teguh menolak kezaliman, serta menjaga iman meskipun berada dalam kondisi yang sulit.


Profesi guru merupakan profesi yang tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang, melainkan orang yang cakap secara intelektual, moral, dan spritual yang mampu untuk menjadi guru.


Ketika berbicara mengenai pendidikan inklusif, pemahaman kita pasti langsung mengarah pada kelompok penyandang disabilitas, perempuan, atau etnis minoritas. Kita jarang atau bahkan tak pernah membicarakan ADHA sebagai kelompok yang perlu mendapatkan pendidikan inklusif.


Penekanan ajaran Rumi pada cinta, toleransi, dan dimensi batin iman melampaui batas-batas perbedaan agama dan budaya.


Selain seni wayang dan gamelan, tembang yang diciptakan oleh Walisongo juga memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di tanah Jawa.


Teosofi tak lain dan tak bukan adalah laku panggilan jiwa bagi orang yang ingin mereguk air spiritualitas di tengah keringnya kehidupan dunia.


Gus Kikin mengatakan bahwa Gus Dur adalah sosok yang semangat dalam menyatukan berbagai umat beragama di Indonesia.


Belajar dari pengalaman ini, menjadi sebuah kebutuhan mendesak untuk menyampaikan materi keagamaan yang berhubungan dengan disabilitas.


Orang-orang Rohingya mengungsi ke Indonesia lantaran kamp pengungsian yang ada di Bangladesh sudah tidak aman lagi, dan Indonesia dipilih karena mayoritas masyarakatnya beragama Islam sama seperti mereka.


Keyakinan mendasar perihal tauhid membentuk seni Islam, yang menekankan kesatuan, harmoni, dan sifat transendental ketuhanan.


Tentu saja sudah seharusnya lembaga pendidikan tidak khawatir dan takut untuk menyelenggarakan program perjumpaan lintas agama di sekolah.

