















Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]


Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.


Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.


Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyembelih ego, gengsi, dan keinginan dipuji manusia. Melalui refleksi Surah Al-Kautsar, khutbah ini mengajak umat Islam memahami makna kurban yang benar-benar lillahi ta’ala.


Di tengah himpitan ekonomi dan berbagai realitas sosial yang terasa semakin berat, umat Islam tidak boleh kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Khutbah Jumat ini mengajak kaum muslimin agar tetap teguh menolak kezaliman, serta menjaga iman meskipun berada dalam kondisi yang sulit.


Bersabar dalam penderitaan dapat meningkatkan ketakwaan dan akan mendapatkan ganjaran sesuai janji Allah.


Kita akui bahwa teknologi memang hebat, tetapi kita juga tidak ingin teknologi mendominasi kita.


Alat musik gong bisa kita jadikan sebagai alat untuk mengingat Allah. Mari menemukan Allah di semua yang kita dengar.


Kunci pencegahan bunuh diri adalah mengajarkan nilai bersyukur dalam hidup


Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di seluruh wilayah Solo Raya turut serta dalam pembukaan ini.


Karya seni yang memprovokasi sering kali memiliki tujuan yang etis, yaitu memicu pemikiran kritis tentang masalah-masalah moral dalam kehidupan kita.


Acara ini akan menggandeng 41 Pondok Pesantren se-Solo Raya dari Sukoharjo, Kota Surakarta, Wonogiri, Sragen, Klaten, dan Karanganyar.


Sejarah pemikiran Islam menunjukkan bahwa Islam tidak hanya menoleransi, melainkan malah secara aktif mempromosikan pemikiran kritis dan pencarian pengetahuan.


Agama dan etika menjadi suatu kebutuhan pokok yang memiliki fungsi di kehidupan sosial manusia.


Kiai Hasyim dalam kitab Adabul Alim Wal Muta’alim, menganjurkan kepada murid untuk senantiasa berperilaku sabar dalam segala hal.

