



















Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang penuh dengan kegelisahan dan ketidakpastian. Namun, Islam mengajarkan bahwa seorang mukmin tidak boleh membiarkan dirinya larut dalam kekhawatiran. Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi sulit yang kita hadapi? Marilah kita renungkan bersama melalui khutbah Jumat kali ini. Setiap orang pasti pernah berada pada titik kehidupan yang […]


Islam mengajarkan umatnya untuk hidup mandiri melalui ikhtiar, kerja keras, dan tawakal kepada Allah. Khutbah Jumat ini mengulas pentingnya mencari rezeki yang halal dengan meneladani para nabi.


Khutbah Jumat tentang pentingnya selektif memilih idola dan guru berdasarkan ilmu, akhlak, dan istiqamah di era media sosial.


Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan kurban, tetapi juga tentang menyembelih ego, gengsi, dan keinginan dipuji manusia. Melalui refleksi Surah Al-Kautsar, khutbah ini mengajak umat Islam memahami makna kurban yang benar-benar lillahi ta’ala.


Di tengah himpitan ekonomi dan berbagai realitas sosial yang terasa semakin berat, umat Islam tidak boleh kehilangan keberanian untuk menyuarakan kebenaran. Khutbah Jumat ini mengajak kaum muslimin agar tetap teguh menolak kezaliman, serta menjaga iman meskipun berada dalam kondisi yang sulit.


Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap persoalan finansial dari berbagai aspeknya. Ada beberapa kata kunci yang digunakan dalam melihat bagaimana Al-Qur’an memandang persoalan finansial.


Berdoa dapat mengingatkan seseorang menjadi hamba yang perlu banyak berbenah dan menumbuhkan rasa percaya diri.


Islam tidaklah menjadi penjara bagi seorang perempuan. Perempuan diberi aturan yang mungkin terlihat sangat menyiksa, tetapi di balik itu semua untuk menjaga martabat seorang perempuan.


Tanpa sains, emansipasi menjadi tak lebih dari desas-desus belaka, dan tanpa emansipasi, sains menjadi kerja-kerja ilmiah yang tak ada gunanya.


Dalam kisah Malin Kundang, penting diperhatikan reaksi ibu Malin yang kemudian penuh murka melihat sikap dan perilaku anaknya, membalas dengan mengutuknya.


Dalam tsunami informasi, di mana informasi yang salah dan pemahaman yang dangkal dapat dengan mudah berkembang biak, keraguan metodologis adalah alat yang sangat berharga untuk membantu kita berpikir kritis.


Untuk membuat anak-anak hidup bahagia adalah meberikan pemahaman pada mereka bahwa Al-Qur’an lebih banyak menerakan ayat-ayat perdamaian dan toleransi.


Menurut Islam, dengan terus mengingat Allah dan memahami orientasi jangka panjang bagi kehidupan diri, seseorang akan lebih dekat dengan self-awareness dan buah-buah yang dihasilkannya.


Dalam Islam, setiap manusia diwajibkan untuk beriman kepada Allah Yang Esa, tidak menyekutukan-Nya, dan beribadah kepada-Nya sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah.


Tekanan ekonomi yang berat mungkin telah menciptakan perasaan frustrasi yang mendalam, yang pada gilirannya dapat menyebabkan individu merasa terasing dan kehilangan kendali atas perilaku mereka.

